Header Ads Widget

RajaBackLink.com

Yuk Simak 2 Daftar Makanan Yang Harus Dihindari Saat Hamil 9 Bulan


Hal penting yang harus diperhatikan ibu hamil adalah asupan makanan yang sehat dan seimbang demi mendukung perkembangan janin. Namun selain itu, terdapat pula makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil. Yuk simak beberapa daftar makanan yang harus dihindari saat hamil 9 bulan.

2 Makanan dan Minuman Pantangan Yang Tidak Baik Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil

1. Minuman Beralkohol atau Mengandung Kafein Tinggi

Alkohol merupakan minuman yang harus dihindari oleh ibu hamil karena walau dikonsumsi dalam jumlah kecil, alkohol dapat mengganggu perkembangan otak bayi, meningkatkan risiko kelainan jantung bayi, keguguran, risiko bayi lahir mati, atau bayi mengembangkan sindrom alkohol janin. 

Tanda bayi memiliki sindrom alkohol janin atau yang lebih dikenal dengan sebutan fetal alcohol syndrome adalah terdapat kelainan bentuk wajah pada bayi yang baru lahir. Tanda lainnya dari sindrom tersebut adalah bayi memiliki masalah perilaku (cacat intelektual), terhambatnya tumbuh kembang bayi, dan memiliki berat badan lahir rendah. 

Selain alkohol, anda juga sebaiknya menghindari minuman atau makanan yang mengandung kafein selama masa kehamilan. Hal tersebut dikarenakan kafein merupakan salah satu daftar makanan yang harus dihindari saat hamil 9 bulan yang dapat mengganggu ritme detak jantung bayi, meningkatkan risiko bayi lahir prematur maupun keguguran. 

Namun hal tersebut bukan berarti ibu hamil tidak boleh sama sekali mengonsumsi kafein. Anda boleh mengonsumsi kafein sekitar 200 mg agar tidak mengganggu pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan. Agar lebih aman, anda dapat mengganti kafein dengan yang lebih sehat seperti buah buahan dan sayuran.

2. Makanan Mentah atau Yang Setengah Matang

Telur merupakan makanan yang mudah ditemukan dalam menu sehari hari dengan tingkat kematangan yang disesuaikan dengan masing masing selera. Namun khusus untuk wanita hamil, anda sebaiknya tidak mengonsumsi telur setengah matang karena terdapat kemungkinan telur tersebut mengandung salmonella.

Gejala umum dari infeksi salmonella adalah sakit perut, muntah, diare, sakit kepala, demam tinggi, dan dehidrasi. Jika telur yang merupakan daftar makanan yang harus dihindari saat hamil 9 bulan menyebabkan infeksi bakteri cukup parah, maka hal tersebut dapat berakibat fatal bagi bayi dalam kandungan seperti menyebabkan keguguran maupun kelahiran prematur. 

Selain telur setengah matang, makanan lain yang menjadi pantangan bagi ibu hamil adalah daging mentah atau setengah matang. Hal tersebut dikarenakan daging mentah seperti daging domba, rusa, sapi, atau babi dapat terkontaminasi oleh parasit toksoplasma. Parasit tersebut dapat menyebar melalui plasenta ke janin dan menyebabkan risiko toksoplasmosis. 

Toksoplasmosis adalah infeksi protozoa toksoplasma gondii yang menyebabkan suatu kondisi kesehatan yang buruk bagi bayi. Pada umumnya toksoplasmosis tidak menimbulkan rasa sakit maupun gejala lain yang signifikan. Diagnosis ditentukan melalui tes darah, cairan atau jaringan untuk menentukan adanya toksoplasma gondii di dalam tubuh.

Ikan mentah, udang, kerang, atau makanan laut lainnya merupakan daftar makanan yang harus dihindari saat hamil 9 bulan. Parasit listeria dan salmonella dapat meningkatkan risiko terhambatnya tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Untuk itu selama masa kehamilan, anda sebaiknya memasak ikan dan makanan laut lainnya hingga benar benar matang.

Terdapat beberapa makanan pantangan bagi ibu hamil dan dua diantaranya adalah makanan dan minuman beralkohol atau berkafein tinggi serta makanan yang mentah atau setengah matang. Anda dapat mengganti minuman beralkohol atau berkafein dengan buah atau sayuran dan juga sebaiknya memasak makanan hingga matang  selama masa kehamilan.

Posting Komentar

0 Komentar