Selasa, 03 November 2020

Wajib Baca! Langkah Awal Kelola Keuangan Bersama Sedata.id

Wajib Baca! Langkah Awal Kelola Keuangan Bersama Sedata.id

Anda sudah bekerja tetapi masih saja tidak mempunyai uang? Atau bahkan sudah minta tambahan orang tua tapi seringkali tidak bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan? Kondisi demikian biasanya disebabkan oleh anda yang belum terbiasa dengan pengelolaan keuangan. Bagi anda yang ingin memiliki pembagian yang pas soal keuangan, yuk intip tips jitu kelola keuangan dari Sedata.id.

Langkah Awal Hadapi Keuangan Yang Kacau

1. Kenali Komponen Keuangan Yang Menjadi Pemasukan

Bagi anda yang sudah bekerja, gaji yang anda terima dari perusahaan adalah komponen pemasukan utama yang menjadi sumber penghasilan anda. Namun, jika anda seorang fresh graduate yang masih menerima tambahan uang dari orang tua, maka pemasukan anda berasal dari gaji bekerja dan pemberian orang tua.

Selain itu, jika anda adalah seorang yang menyukai pekerjaan freelancer, maka anda akan memiliki pemasukan tambahan dari pekerjaan freelancer yang anda lakukan. Begitu pula, seorang keluarga juga dapat memiliki pemasukan dari gaji suami dan istri maupun gaji yang hanya diperoleh oleh suami. 

2. Kenali Komponen Pengeluaran Keuangan Anda

Komponen pengeluaran seringkali menjadi beban yang dimiliki oleh seseorang. Terlebih lagi apabila pengeluaran itu merupakan beban yang harus dibayar oleh anda setiap bulannya karena pengeluaran ini dapat mengurangi uang anda yang seharusnya digunakan untuk keperluan yang lainnya.

Untuk itu, akan lebih baik jika anda dapat membedakan pengeluaran agar uang yang anda korbankan tidak terlalu besar dan membebani anda pribadi. Dalam klasifikasi ini, jenis pengeluaran yang akan anda hadapi terbagi menjadi dua hal, yaitu pengeluaran primer atau wajib dan pengeluaran sekunder.

Pengeluaran primer merupakan pembayaran wajib yang harus anda penuhi, seperti membayar pajak, belanja keperluan pribadi dan asuransi. Sedangkan keperluan sekunder dapat berupa kegiatan yang dapat anda tunda seperti traveling maupun membeli baju dan aksesoris. Dengan mempelajari keuangan bersama sedata.id, anda dapat memahami kebutuhan mana yang perlu mengorbankan uang.

3. Buat Kerangka Pembagian Tujuan Keuangan

Pembagian tujuan keuangan merupakan alasan anda dalam menggunakan uang yang anda miliki. Dengan mengetahui pembagian tujuan keuangan, anda tidak akan bingung dan gundah apabila kebutuhan yang harus anda penuhi sudah menanti di depan mata. Selain itu, anda juga dapat memenuhi target yang anda inginkan melalui penentuan tujuan keuangan.

Dalam hal ini, tujuan keuangan tapat dibagi menjadi 3 tahapan dari segi waktu, yaitu dalam waktu jangka pendek (<1 tahun), waktu jangka menengah (1-5 tahun) dan waktu jangka panjang (>5 tahun). Pembagian tujuan ini dapat berguna bagi personal finance yang anda miliki. 

4. Sesuaikan Investasi Dengan Tujuan Keuangan 

Setelah mengetahui pembagian tujuan keuangan yang anda tentukan, anda dapat melakukan investasi dengan memperhitungkan investasi yang akan anda lakukan. Setelah melakukan pembagian tujuan keuangan seperti uang untuk keperluan sehari-hari maupun uang emergency, anda akan mengetahui berapa persen dari uang anda yang dapat digunakan untuk investasi.

Investasi yang dilakukan sedini mungkin sangat berguna bagi kehidupan anda nanti. Selain anda memiliki persedian untuk menemukan hal yang anda inginkan, investasi yang telah anda lakukan juga dapat menjamin kehidupan yang lebih baik. Tentunya, hal ini dapat anda rasakan ketika sudah pensiun. Oleh karena itu, anda perlu mengetahui dengan baik posisi personal finance yang anda miliki.

Mengelola keuangan seringkali menjadi hal yang sangat krusial. Jika anda tidak dapat mengelola keuangan dengan baik, anda akan bingung dan galau apabila menghadapi kebutuhan mendesak. Selain itu, anda juga dapat merasa hampa karena tenaga yang anda habiskan tidak bisa menjamin kehidupan anda.

0 komentar:

Posting Komentar