Cara Mengelola Hutang yang Produktif

Cara Mengelola Hutang yang Produktif

Banyak orang memiliki prinsip untuk tidak memiliki hutang agar bisa membeli barang secara tunai saja. Tentu pemikiran rela menunda beli sesuatu sebelum memiliki uang bukan hal yang salah. Biasanya orang yang memiliki gaya hidup sederhana cenderung meminimalisir hutang agar pengeluaran bisa diatur sebaik mungkin. Namun, kebutuhan hidup yang mendadak atau kejadian yang tidak terduga bisa memaksa Anda untuk memiliki hutang. Pinjaman online di Julo bisa membantu mengatasi permasalahan finansial Anda. 

Bisakah memiliki hutang yang produktif? 

Bagi Anda yang hendak membuka sebuah usaha tetapi terkendala modal, hutang bisa menjadi pilihan yang tepat. Perusahaan memiliki hutang dengan bunga tak kalah besar tiap bulan, namun mereka bisa mengembangkan perusahaan lebih besar. Segala sesuatu yang besar berawal dari hal kecil, bukan?

Kalau Anda memiliki kesempatan dan potensi untuk mengembangkan usaha lewat hutang, kenapa tidak? Hutang produktif bisa membuat Anda menjadi lebih cepat kaya, lho! Tertarik untuk mengajukan utang usaha, simak cara memilah utang produktif dan utang konsumtif berikut ini!

1. Hutang yang memiliki manfaat finansial

Untuk apa Anda mengajukan pinjaman online di Julo? Jika Anda mengajukan hutang hanya untuk memenuhi kebutuhan harian atau kebutuhan tersier yang tidak penting, maka Anda masuk dalam kategori peminjam hutang konsumtif. Dampak negatif mengajukan hutang yang digunakan untuk keperluan diluar kebutuhan utama Anda, maka finansial Anda bakal mengalami masalah. 

Tujuan berbeda untuk mengembangkan usaha bisa membuat dana pinjaman Anda berkembang lebih bagus. Setidaknya Anda memiliki pemikiran atau rencana jangka panjang dalam melakukan pembayaran angsuran dan bunga tiap bulan. 

Setidaknya laba yang Anda hasilkan dari usaha bisa digunakan untuk membayar angsuran tersebut. Usaha tetap bisa berjalan sedangkan hutang yang Anda ajukan sudah terbayar lunas dalam periode tertentu, kenapa tidak? Anda tetap bisa mengontrol keuangan bisnis. 

2. Menambah aset usaha 

Anda ingin mengajukan pinjaman online namun masih ragu dengan kelangsungan usaha. Bagaimana solusi mengatasi hal tersebut? Sebaiknya Anda membuat simulasi angsuran yang tidak memberatkan biaya operasional usaha. Pastikan omset usaha Anda bisa untuk membayar semua biaya operasional perusahaan. Angsuran hutang produktif yang sehat sekitar 10-30 persen dari omset usaha bulanan Anda. 

Cara membuat hutang menjadi produktif adalah menambah aset perusahaan. Misalnya Anda mengajukan hutang untuk membeli peralatan atau akomodasi usaha tambahan yang berpeluang untuk menambah pundi penghasilan perusahaan. Orang yang berstatus karyawan, juga bisa mencoba untuk mengajukan hutang produktif. 

Anda bisa mengajukan hutang untuk membeli aset yang sudah dibeli dengan gaji tiap bulan. Kalau Anda merasa kesulitan menabung, bisa memilih mengajukan hutang untuk membeli aset. 

Setidaknya Anda bisa membuat rencana anggaran pembayaran angsuran dari gaji tiap bulan sekitar 20-30 persen saja. Tak hanya membeli aset atau properti tertentu, Anda juga bisa mempertimbangkan hutang produktif untuk membeli peralatan yang bisa memberikan penghasilan sampingan. 

Cara bijak mengelola keuangan bulanan


Anda harus tahu bahwa pinjaman online tidak selalu bermakna buruk. Orang yang berhutang tidak akan terjebak keuangan sulit kalau pandai mengelola hutang tersebut. Hal yang perlu Anda perhatikan saat mengelola keuangan yang sehat adalah disiplin membayar cicilan hutang setiap bulan. Jangan suka menunda pembayaran angsuran agar tidak terkena denda!

Orang yang tidak disiplin dalam membayar pinjaman akan mengalami masalah hutang hingga tersita aset yang dimiliki. Tidak menutup kemungkinan kalau debt collector akan mendatangi rumah Anda untuk menagih pembayaran yang menunggak. Jika tertarik membeli barang branded atau menggunakan pembelanjaan dengan kartu kredit, sebaiknya pertimbangkan kemampuan membayar cicilan, ya! Kartu kredit tetap bisa menjadi jenis hutang produktif asal Anda bisa melunasi sebelum masa jatuh tempo cicilan tiba.

Tips membuka usaha dengan hutang produktif


Orang mungkin masih was-was hendak mengajukan pinjaman online karena risiko dikejar debt collector. Memang kasus pinjaman online dengan bunga tinggi merupakan hal yang tidak asing sebab marak terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu. Namun, Anda yang selektif mengajukan pinjaman ke pihak pengelola profesional yang diawasi OJK, bisa mempercayakan keamanan data pribadi dan sistem angsuran yang tidak memberatkan finansial bulanan.

Kira-kira usaha apa yang bakal cocok dan menghasilkan laba untuk membayar cicilan hutang tiap bulan? Memilih usaha yang tepat memang tidak mudah sebab Anda butuh pertimbangan yang matang. Alangkah baiknya Anda membuka usaha yang sesuai dengan passion dan memiliki target pasar yang potensial. Passion akan membantu Anda untuk mengembangkan usaha lebih maju dengan strategi pemasaran yang tepat.

Ada banyak ide usaha yang bisa Anda lakukan sesuai tren yang tengah berkembang di masyarakat. Misalnya Anda membuka usaha laundry yang cocok untuk mahasiswa dan pekerja kantoran yang tidak punya waktu untuk mencuci dan menyetrika. Anda bisa mengajukan hutang untuk pembelian peralatan seperti mesin cuci, mesin setrika, pembersih dan pewangi pakaian hingga gaji karyawan pada awal bulan operasional. Ide usaha lain yang cukup potensial di era digital antara lain delivery makanan, ojek online, kedai kopi, dan bisnis lainnya. 

Rahasia mudah kaya dengan hutang yang produktif bisa Anda terapkan, ya! Segera ajukan pinjaman online di Julo yang kredibel dan terpercaya sekarang juga. Sistem pinjaman online yang mudah tanpa agunan (KTA) dengan suku bunga ringan, kenapa tidak? Julo telah memberikan banyak testimoni pinjaman yang produktif dan menguntungkan di seluruh wilayah Indonesia. Segera kunjungi https://www.cekaja.com/banks/julo/pinjaman untuk mendapatkan informasi syarat dan ketentuan yang lebih lengkap, ya!

0 komentar:

Posting Komentar