Senin, 16 September 2019

Bagaimana Aturan Permainan Taruhan Bola (Sportsbook)

 
Sekarang banyak sekali situs slot online yang menghadirkan berbagai jenis taruhan online, salah satunya taruhan bola. Permainan taruhan bola memang sering digunakan oleh banyak petaruh di dunia. Dengan aturan yang sederhana, permainan ini sudah mewarnai suasana taruhan para pemainnya semenjak pertama kali diciptakan.

Permainan taruhan bola atau sportsbook adalah permainan yang menggunakan pertandingan sepakbola untuk dijadikan tempat bertaruh. Jadi pemain akan memilih satu dari kedua belah tim, lalu pemain akan menebak tim manakah yang mungkin keluar sebagai pemenang (Dengan Voor jika ada kesepakatan antara kedua petaruh).

Mudah sekali bukan? Namun jika melakukan hal yang sama secara terus menerus tentunya pasti membosankan, oleh karena itu banyak perusahaan yang mengembangkan permainan tersebut dengan berbagai macam variasi aturan lain.

Berikut ini adalah daftar aturan sportsbook:

1. Asian Handicap ( HDP )

Permainan menebak tim mana yang akan berhasil memenangkan pertandingan dengan voor.
 

2. Atas Atau Bawah

Permainan menebak total skor akhir akan berjumlah lebih atau kurang dari batasan yang sudah ditentukan.
 

3. Ganjil Atau Genap

Permainan menebak total skor akhir akan berjumlah ganjil atau genap.
 

4. Menebak Skor Akhir Pertandingan

Menebak skor akhir pertandingan dengan tepat.
 

5. Total Gol

Menebak total gol dari kedua tim dengan perbandingan yang sudah ditentukan.
  • Total Gol 0 – 1
  • Total Gol 2 – 3
  • Total Gol 4 – 6
  • Total Gol 7 dan lebih
 

6. 1 X 2

1 dianggap sebagai tim tuan rumah
X dianggap pertandingan akan berakhir seri
2 dianggap sebagai tim tamu

Pemain akan menebak pertandingan, sesuai dengan ketiga pilihan diatas yaitu
  • Memilih 1 = pemain menebak tim tuan rumah akan menang pertandingan ( tim tuan rumah selalu berada di posisi atas ).
  • Memilih X = pemain menebak pertandingan akan berakhir dengan skor seri.
  • Memilih 2 = pemain menebak tim tamu akan menang pertandingan ( tim tamu selalu berada di posisi bawah ).
Catatan: pemain akan menemukan tim yang berwarna merah dan hitam. Merah untuk tim yang diunggulkan dan Hitam untuk tim yang dianggap lebih lemah.
 

7. Kesempatan Ganda

1X = Tim tuan rumah atau skor akhir pertandingan seri ( tidak boleh tim tamu menang )
X2 = Tim tamu atau skor akhir pertandingan seri ( tidak boleh tim tuan rumah menang )
12 = Tim tuan rumah atau tim tamu ada yang memenangkan pertandingan ( Tidak boleh seri )

 

8. Goal Pertama Atau Goal Terakhir

Tim tuan rumah selalu berada pada posisi atas
Tim tamu selalu berada pada posisi bawah

Kasus spesial:
ketika tim tuan rumah memiliki ( n ), artinya tim tuan rumah tidak bermain di lapangan sendiri.
  • HF = Home First ( tim tuan rumah mencetak gol pertama kali )
  • HL = Home Last ( tim tuan rumah mencetak gol terakhir kali )
  • AF = Away First ( tim tamu mencetak gol pertama kali )
  • AL = Away Last ( tim tamu mencetak gol terakhir kali )
  •  Tidak ada gol sama sekali
 

9. Jumlah Tendangan Sudut

Menebak berapa banyak jumlah tendangan sudut yang dilakukan oleh kedua tim dengan batasan yang sudah ditentukan.

10. Tim Yang Melakukan Kick Off Pertama Kali

Pemain menebak tim mana yang akan melakukan Kick Off pertama kali.
 
Informasi tambahan:

B1 = Babak Satu atau babak pertama ( Half Time )
BP = Babak penuh atau babak keseluruhan ( Full Time )

Pemain bisa memilih pertandingan di setengah babak ( Half Time ) saja atau pemain bisa memilih pertandingan satu pertandingan penuh ( Full Time ). Dengan aturan-aturan permainan diatas. 

Jika sudah mengerti aturan permainannya maka sekaranglah waktunya pengguna untuk segera mendaftarkan diri ke website terpercaya dan segera lakukan deposit pulsa tanpa potongan !

Jumat, 13 September 2019

Contoh Risiko yang Akan Ditanggung Asuransi dan Syaratnya

Contoh Risiko yang Akan Ditanggung Asuransi dan Syaratnya

Dalam hidup, selalu ada kemungkinan untuk terjadi hal-hal tak menyenangkan, bahkan cenderung merugikan. Sementara, sifat manusia umumnya ialah tidak ingin mengalami kerugian sehingga wajar jika kemudian mereka mencari cara untuk menghindarinya atau setidaknya menguranginya. Salah satu cara yang biasa mereka tempuh ialah dengan mengikuti asuransi.

Asuransi ini ialah bentuk pengendalian risiko dimana pihak penanggung atau perusahaan asuransi memberikan ganti rugi kepada pihak yang tertanggung atau nasabah.  Tentunya tidak semua risiko bisa Anda ajukan dalam asuransi. Hanya saja, sebagai gambarannya, berikut ini akan dipaparkan sejumlah risiko yang akan ditanggung oleh berbagai perusahaan asuransi terbaik di Indonesia. Yuk disimak. 

Daftar Contoh Risiko yang Disetujui oleh Perusahaan Asuransi
  1. Risiko cacat yang diakibatkan oleh mengendarai kendaraan bermotor
  2. Risiko kehilangan harta dan benda yang diakibatkan oleh pencurian
  3. Risiko rusaknya rumah, harta benda atau kendaraan yang diakibatkan oleh kebakaran maupun bencana alam
  4. Risiko hilangnya pendapatan yang diakibatkan oleh meninggal dunia
  5. Risiko terbakarnya bangunan atau pproperti yang diakibatkan oleh korsleting listrik
  6. Risiko hancurnya kendaraan yang diakibatkan oleh kecelakaan
  7. Risiko tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yang diakibatkan oleh hilangnya penghasilan orang tua.

Syarat Risiko yang Bisa Diasuransikan

1. Bersifat Sama dan  Nilainya Besar

Karena banyaknya risiko yang sifatnya serupa, ini nanti akan dijadikan salah satu dasar penilaian oleh perusahaan asuransi untuk memperkirakan besarnya kerugian yang nantinya bisa terjadi. Pada beberapa hal khusus, misalnya koleksi perangko, ini tentu sulit untuk diasuransikan karena pihak perusahaan asuransi juga akan kesulitan menentukan besarnya nilai pertanggungannya.

2. Bisa Diukur dengan Menggunakan Uang

Syarat yang kedua ialah bisa diukur dengan menggunakan uang. Maksudnya ialah pengalihan risiko akan dinilai dari segi finansial, bukannya dari sisi emosional pihak tertanggung. Misalnya dalam kasus asuransi jiwa, pihak perusahaan asuransi cuma bisa memberikan pengalihan risiko yang berupa uang yang sudah dipertanggungkan dan tidak bisa menghidupkan lagi pihak yang telah meninggal. 

3. Termasuk dalam Risiko Murni dan Khusus

Syarat selanjutnya yaitu risikonya termasuk risiko murni dan risiko khusus. Maksudnya ialah risiko tersebut merupakan risiko yang bisa muncul kapan saja, datangnya tidak terduga serta bisa menimpa siapa saja. Misalnya, risiko meninggal dunia atau risiko kecelakaan.

Selain berbagai syarat di atas, masih ada sejumlah syarat lainnya yaitu risiko yang terjadi harus bisa dibuktikan kebenarannya, kejadiannya tidak disertai dengan unsur kesengajaan serta mengandung kerugian bagi pihak tertanggung. Syarat-syarat di atas tentu juga berlaku bagi Anda yang ingin mengikuti asuransi perlindungan jiwa syariah. Semoga bermanfaat.