Apple Buat Sinetron dari Kisah Nyata Berjudul Swagger

Apple Buat Sinetron dari Kisah Nyata Berjudul Swagger

Apple dikabarkan tengah menggarap sebuah sinetron berjudul Swagger. Tidak seperti serial kebanyakan yang mengangkat cerita fiksi, sinetron buatan Apple bakal mengangkat cerita berdasarkan kisah nyata.

Swagger mengangkat kisah hidup bintang NBA, Kevin Durant, namun tidak hanya berpusat pada Durant saja. Sebab, Apple bakal mengeksplorasi dunia basket amatir (AAU) serta kehidupan para pemain dan pelatih.

Dikutip KompasTekno dari The Verge, Jumat (16/2/2017) Swagger bakal diproduksi oleh Imagine Television dan Durant's Thirty Five Media. Dalam proses pembuatan, Durant dilibatkan sebagai produser eksekutif.

Cerita Swagger juga ditulis dan disutradarai langsung oleh Reggie Rock Bythewood. Bythewood sendiri merupakan sutradara sekaligus penulis naskah yang sudah memiliki nama di Industri perfilman.

Karya bikinannya, Notorious yang diproduksi oleh Fox sempat menjadi serial populer pada 2009. Tahun ini, Bythewood juga menciptakan serial lain yang ditayangkan oleh Fox, berjudul Shots Fired.

Masuknya Apple ke industri hiburan sebetulnya bukanlah hal baru. Agustus 2017 lalu, Apple dikabarkan menanamkan modal Rp 1 miliar dollar AS (sekitar Rp 14 triliun) untuk produksi 10 serial televisi dalam satu tahun.

Sebelumnya, Apple juga telah memproduksi sejumlah acara televisi seperti Planet of the Apps, dan Carpool Karaoke. Sayangnya pendapatan dari kedua serial ini belum mencapai ekspektasi. 

Tidak diketahui secara pasti kapan sinetron ini akan tayang. Tapi yang jelas, Swagger merupakan satu dari banyak daftar dari proyek hiburan Apple bernilai Rp 14 triliun.  

Selain Swagger, Apple dikabarkan bakal menayangkan serial lain seperti Amazing Stories, serial reboot karya Steven Spielberg, dan talk show yang diproduksi oleh aktris Reese Witherspoon, dan sebagainya.

3 Hal Harus di Hindari saat Wawancara Kerja

3 Hal Harus di Hindari saat Wawancara Kerja

Mendapatkan kesempatan wawancara kerja adalah peluang emas yang sebaiknta tidak kita sia-siakan. Yah, ada banyak hal yang harus kita pikirkan matang-matang agar sukses melampaui tahapan ini.

Dari semua hal yang harus kamu pertimbangkan, penampilan juga menjadi hal penting yang tak boleh dilupakan. Penampilan bakal menentukan kesan pertama pewawancara terhadap dirimu.

Agar kesan pertama positif, ada beberapa item fesyen yang harus kamu hindari saat wawancara kerja. Apa sajakah itu?

1. Sandal

Sandal adalah item pertama yang harus dihindari. Ingatlah bahwa kamu akan melalui tahapan penting yang menentukan karirmu, bukan berbelanja di toko kelontong. Jadi, segala sandal termasuk sandal gunung adalah hal yang harus kamu hindari saat wawancara kerja.

Memang sangat nyaman memakai sandal, tapi memakainya saat wawancara kerja hanya merusak penampilanmu dan membuatmu terlihat sebagai pribadi yang tak memiliki sopan santun.

Sebaiknya, kamu memakai sepatu yang tertutup. Jangan pernah menggunakan alas kaki terbuka saat wawancara kerja, terutama bagi pria. Namun bagi perempuan, mereka diperbolehkan memakai sepatu terbuka, asalkan cuaca atau iklim memungkinkan pada saat itu.

Sandal jepit adalah hal utama yang harus dihindari saat wawancara kerja, baik pria atau wanita.

2. Pakaian olahraga

Sebaiknya jangan memakai celana yoga, training, atau jenis pakaian olahraga lainnya untuk wawancara. Apalagi, bila kondisinya sudah buluk dan potongannya tak sesuai tren.

Bahkan jika Kamu memiliki pakaian olahraga dengan merek ternama dan harga fantastis, tetap jangan kamu gunakan saat wawancara kerja.

Bagi para wanita, lebih baik hindari menggunakan bra dengan tali yang terlihat saat sesi penting ini, karena ini hanya akan menurunkan kualitas penampilanmu.

3. Parfum yang berlebihan

Aroma tubuh saat sesi wawancara kerja juga penting sebagai bagian penampilan. Tapi sayangnya, tidak banyak orang yang tahu hal ini.

Beberapa orang lupa memakai parfum atau sebaliknya cenderung memakai parfum yang terlalu banyak saat wawancara kerja.

Faktanya, pewawancara terkadang juga merasa terganggu dengan kandidat yang memiliki aroma tubuh yang tak sedap atau terlalu menyengat karena berlebihan memakai parfum.

Kita memang tidak pernah bisa menebak sensitifitas seseorang mengenai aroma. Intinya, segala sesuatunya jangan berlebihan.

Berpakaianlah dengan rapi dan hati-hati. Kenakan pakaian yang membuatmu percaya diri dan mencerminkan posisi yang kamu inginkan dalam pekerjaan tersebut.

Gunakanlah sesuatu yang membuatmu merasa nyaman dan percaya diri untuk melalui wawancara kerja.